BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Senin, 21 Desember 2009

Hitam Dan Pekat



gagak berbicara pada manusia, dan juga pada tuhan. adalah hitam semakin pekat, katanya. manusia meninggalkan tuhan, menjadikan dirinya sendiri dan kesepian. riak yg membesar, hati yg memanas. mereka yg cemas dengan tradisi, mereka yg sebanarnya tidak mengerti. riak semakin membesar, hati semakin memanas. tapi. ketika t...uhan melupakan manusia. gagak hanya tertawa. adalah hitam semakin pekat, katanya. HITAM DAN PEKAT !

Kamis, 17 Desember 2009

geje

postingaan baruu. mau cerita ttg diri. gak menyangka sudah hampir 3 tahun di smp di sekolahan yg biasa saja. bentar lagi masuk sma pangudi luhur. kenapa gua milih di sana. karena 1. bokap ngmg "masuk pl aja kekeluargaannya kental" y udh gua coba2 dah masuk sana. 2. karena temen gua banyak yg masuk sana. 3.banyak lahir orang2 hebat dari sana. nah begitulah. beda lagi sama cerita tentang yg lain. gua mau cerita ttg musik. jadii gua dulu tuh gak tau apa2 cupu banget dah hahaha (emg skrg g?) trus datanglah teman2 gua yg beda sd tapi di tarsat. mereka tuh kyk mengarahkan gua ke musik yg sebenarnya. sampe2 gua sering nntn acara2 band indie. trus di suatu hari gua mau nntn the brandals di acara time out "on the up" nah di sana jg ada band gribs, luky annash trus selesai nonton gua lihat ada vokalis komunal bayangin gua lgsg gmn. gua lgsg teriak mas komunal (haha gua g tau namanya) trus dia pertama diem y udh gua diem. dan pas mau keluar, gua di belakang dia dan tiba" dia lgsg ngmg gini (doddy - komunal, dovan - gua) :
dodi : eeh lo dtg ke acara di bintaro dong bareng sama band ini SERINGAI (sambil nunjuk baju yg gua pake)
dovan : ooh yg di tanah kusir yaa
dodi : iya bener bgt
dovan : haha pasti lah
dodi : nama lo siapa ?
dovan : dovan
dodi : dovan, dateng yaa
dovan : iya" htm 30.000 kan
dodi : iy
dovan : eeh mas bagi baju komunal dong yang hitam semesta terbaru (karena gua lg ngidam komunal)
dodi : bidiih ntar gua rugi
dovan : kan yg minta cuma 1
dodi : hahaha, sklh di mana kls brp ?
dovan : di tarsat, kls 9 bentar lg ke sma pl kok hahaha, oiya dateng dong mas ke tarsat cup 7
dodi : haha bagus". kapan tuh ada siapa aja ?
dovan : abis un harusnya sih pas akhir januari tapi gara" try out mendadak dari pemerintah sialan
dodi : haha iy deh gua usahain
dovan oiya foto dong mas hahaha
dodi : boleh

dan abis  foto itulah gua pulang dan ajee gilaaa itu org beda bgt sama yg di dunia maya ahaha. gua kira itu orang galak wakakaka. "buat mas komunal, d tunggu gratisannya" hahahaha



Selasa, 15 Desember 2009

The Brandals

Numpang ngasih info lagu" the brandals gan

100% kontrol =

(Intro) E A
         E
Setiap hari
             E
Tangan dan kaki
            A
Tanpa berhenti
           A
Terus berlari
          E
Lihat kebawah
           E
Jangan ke atas
         B         A 
Banyak ???? jejak arah
          B        E
Bikin kau lepas kontrol
(Reff)  
           E
Jati hidupmu
          E
Slalu gunakan
             A
Jangan mengalah
            A
Ke balik meja
            E
Jalan nasibmu
            E
Terkejar waktu
              B
Jangan kau hilang arah
  A           B            E
Harus pegang 100 persen kontrol
A       B        E
Pegang 100 %  kontrol
A       B        E
Pegang 100 %  kontrol
(Interlude) E A E B A B E A B E
(ending)
A       B        E
Pegang 100 %  kontrol


komoditi fantasi =


Ku tak perduli
Datang dan pergi
Bermacam ukuran-nya lelaki
Kuterima sampai datangnya pagi
Semua
Ada harganya
Kuberikan nikmatnya dunia
Kuringankan beban-nya dosa
Jangan lupa kembali
Waktu bisa dibeli lagi
Malam-mu tak akan sepi
Asalkan bayaran-nya lebih tinggi
Jangan khawatir anak istri
Mereka juga tak perduli
Semua sama busuk disini
Yang beda cuma isi dompet dan gengsi
*Dari ujung rambut ke ujung kaki
Aku menjual fantasi
Ku tak menyesal
Dibilang binal
Mereka tak memberi aku makan
Jadi silahkan ngocehsampai kenyang
Kau mau rubah nasibku?
Cuci dulu mulut tangan-mu
Aku lahir dari lubang derita
Dimana ada senang uang bicara
Jangan jangan engkau lupa kembali
Waktu bisa tambah dibeli lagi
Jangan khawatir dengan anak istri
Mereka tak perduli tak akan mengerti
Kau mau rubah jalan nasibku
Cuci bersih dulu mulut tangan mu
Aku lahir merana dari lubang derita
Dimana ada senang datang uang bicara


KOMPLIKASI CINTA TRANSIT(Y) =

Aku datang dengan janji terikat di hati
Kalau nanti kau tak akan berjalan sendiri
Jangan pernah ragu langkahkan
Kaki terus dekati
Kuberi semua yang kau pinta
Asal kau mau memberi
Rahasia-mu yang tersembunyi
Belum puas habiskan waktu
Aku disini hanya untuk-mu
Lihat saja isi hatiku
Semua terkuras Cuma untuk-mu
O Jangan berhenti hanya sampai disini
Engkau datang dengan harapan penuh ditangan
Nyanyikan lagu bangkitkan berjuta kenangan
Masih saja tersisa pertanyaan penuh curiga
Percuma habiskan waktu di malam muram dan murah
Menit-ku harganya juta-an rupiah
Beribu pesan terkirim sudah
Rindu jengkel bercampur marah
Dompet-ku tipis, kuping-ku panas
Cara-mu bercinta tidak ber-kelas
O Jangan berhenti sampai disini
Belum puas jangan pergi dulu
Engkau disini hanya untuk-ku
Lihat saja isi hati-ku
Semua yang tertulis cuma nama-mu
O Jangan berhenti sampai disini
Jangan berhenti hanya sampai disini
O Sayang jangan berhenti disini


Lingkar labirin =

ntro: A C A (2x)

A
Setiap kali terlintas di kepala
C
Detil kecil yang telah terbuat dan terlewat
A
Sesal datang terlambat

A
Ribuan kali telah kucoba pecahkan
C
Pertanyaan yang membuntuti tanpa ada jawaban
A
Berlari dalam lingkaran

Reff: G D A
Entah dimana akan berakhir
G D A
Bertukar warna di dalam gelap
G D A
Tak kutemukan juga ujungnya tabir
C D A
Berputar-putar dalam labirin panjang tanpa akhir

Int: A C A

A
Berkali-kali terulang tak terbilang
C
Kutemukan diriku jatuh dalam lubang yang sama
A
Merangkak kecewa

A
Setiap janji terlontar yang terucap

Selalu meluncur dari mulut
C
Yang tak mengenal cinta
A
Diselimuti dusta

Kembali ke: Reff

Int: A C A (3x)

Kembali ke: Reff

C
Berputar-putar dalam labirin
D A
Panjang tanpa akhir (3x)

Buat yang bercinta =

Wahai kau para pecinta yang terlunta-lunta
Tak henti terus menanti saat-nya tiba
Berputar kiri kanan maju belakang tak kenal waktu
Janji dan hati tertinggal di balik pintu
Siapa yang tau? Yang aku mau?
Jangan kau terus berdusta, para pecinta
Terlalu banyak beban di hati, pusing kepala
Tertukar mana yang benar, siapa yang salah
Sesal dan kesal tertumpuk, tak mau kalah
Cuma kau tau, yang aku mau
Oh wahai engkau para pecinta yang selalu buta
Tak henti terus mencari siapa yang bisa
Coba siapa isi lubang diatas dan juga dibawah
Tak sadar yang dicari, di depan mata
Kau aku tau, yang kita mau

24.00 lewat/lagu luna =


Berkali-kali kau buat tidurku tak nyenyak
Kunyanyikan terus lagu-mu hingga suara-ku serak!
Oh aku tau dimana lantai dansa kan terinjak
Oh aku tau kemana kita bisa teriak!
Jangan ragu buka semua, terus meluncur deras
Pelan-pelan, percuma terburu malam kita bebas
Berikan kunci masuk kedunia-mu, terus ke atas
Terus sayang, bergelinjang resah hingga kau puas!
Sekali lagi kau buat tidurku tak nyenyak
Bertaburan lampu angkasa, mimpi-ku bercorak
O coba sayang jangan bikin aku down
Ayo terus sayang jangan sampai bikin aku jadi down!

orde pinggiran kota =

Intip malas terang sinar mentari
Kupaksa kepala kaki berdiri
Berat mata tutup 4 jam
Dimana kutinggal rokok-ku semalam?
Jatuh bangun kuraih sendok nasib-ku
Tak berubah sejak dua tahun yang lalu
Cekung mata kurus kerontang
Kopi mie instan kulit membalut tulang
* Tapi ku (dan kau/ tapi kau)
(Jangan) tidak pernah menyerah
Pantang (diulang) jangan tadahkan tangan
Di hati semua sama tinggi
Atas bawah akan berpindah
Nyanyikan, nyanyikan saja lagi
Suara kita akan terdengar
Terjal aspal debu Kampung Melayu
Kejar metro mini napas diburu
Bergulir roda ke timur Jakarta
Jejak kaki tinggalkan banyak cerita
Wajah letih peluh penuh guratan luka
Bergulat melawan tembok hati manusia
Tak tahan beban tagihan harus terbayar
Terjatuh, limbung, bangkit, Ayo coba!
Back To *
Keruh dalam kelam sampah air Ciliwung
Rentang tangan kaki-mu pendek terkurung
Mengais iba peluh ibu kota
Tantang nasib kapan giliran tiba
Disini banyak tercecer rongsok derita
Tak sedap bau aroma, palingkan mata
Bantar Gebang, Kebon Kacang, Prumpung,
Tanah Tinggi, Priok, Kemayoran
Back to *




Jumat, 04 Desember 2009

Pengalaman tentang Seringai dan para personilnya

haaai kawan, angkat gelasmu tinggi" dan kita tuangkan air perdamaian. gua bakalan ceritai ke lo semua tentang pengalaman gua sama seringai. Pertama kali gua kenal seringai sekitar 1-2 tahun yg lalu. jadi temen gua masang sticker serigala militia di gitarnya. pas gua tanya artinya ternyata itu band, eeh pas gua denger beberapa lagunya ternyata gokil haha. Nih lagunya : citra natural, berhenti di 15, sama membakar jakarta. pas udh lama dengerin gua berusaha nyari lagu" lain ternyata g ketemu. eeh temen gua bilang klo di komputernya ada lagu seringai lengkap, tanpa pikir panjang langsung gua bawa kabel data gua dan hp gua ke sana. Beeh pas gua denger mengadili persepsi sama puritan langsung gua demen serasa melayang. sangkin demennya gu, gua nyari merchandisenya sampe ke bandung. nah di small shop for reading and listening inilah bernama omoniuum. gua akui barang" di sana lumayan banyak dan banyak juga koleksi buku" langka dan koleksi album dan merchandise band. di sana gua bli hoody seringai - hitam pekat. dan pas gua balik ke jakarta ternyata san vokalis dan sang basist bernama arian dan sammy akan membuka toko di dkt rmh gua, yaitu di cipete raya no 65, bernama howling wolf. pas d buka gua lgsg ke sana jalan kaki sama temen gua haha (dari kemang - cipete). merchandise pertama yg gua bli di sana tuh kaos seringai yg ada foto mereka sm topinya. beeh ajib gilaa. naah g lama kemudian seringai akan manggung di kemang tepatnya di eastern promise. nah di sinilah gua mulai melakukan kenakalan remaja. gua bilang ke ortu gua kalo gua mau foto copy. naah sesampainya di sana gua masuk dan pas masuk gua anak kecil sendiri gilaaa. setelah the porno manggung, tampillah seringai, tanpa pikir panjang gua lgsg maju kedepan bersama para serigala militia. naah pas balik gua liat jam di warung ternyata udh jam 11 malem hahaha yg tadinya perkiraan dr jam 9 - jam 10 hahahahaha. dan pas balik bokap nanya dari mana, gua jawab aja dari nyari foto copy eeh g ketemu. hahaha sori om donal. dan semenjak kejadian itu gua makin mencintai seringai dan koleksi gua makin banyak. walaupun temen gua bilang "ngapain sih bli baju ntar jg kekecilan " gua cm bisa tertawa dan ngmg dalem hati "mending beli dari pada nggak, langka coy iri aja lo. makannya jadi fans yg militan dong." hahaha kata" itu tiba" muncul pas gua tertawa. dasar anak yg suka ngatur. jadi beginilah cerita gua, thx sob \m/